Kuatnya arus Sungai Setail membuat seorang bocah berinisial MDF warga Desa Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Diketahui jika peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13:00 WIB, pada Sabtu 02 Agustus 2025 di Sungai Setail tepatnya sebelah utara Jembatan Wiroguno.

Mendapat informasi dari warga adanya anak hanyut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi turut turun ke lokasi mencari keberadaan korban.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yoppy Bayu Irawan dikonfirmasi secara terpisah menerangkan kronologi kejadian. Sebelumnya korban inisial DV 9 tahun bersama dengan temannya mandi di sungai sekira pukul 12.30 WIB, debit air menurut saksi tidak terlalu dalam dan aliran air tidak terlalu deras.

Saat itu korban mengikuti teman yang melompat ke sungai, saat itulah korban terseret arus sungai. Melihat korban terseret, temannya sempat melakukan pertolongan. Namun tidak kuat menahan hingga korban terlepas.

Karena ketakutan, teman korban pulang ke rumah. Karena takut, ia tidak menceritakan apa yang sedang terjadi kepada siapapun baik warga sekitar maupun orang tua.

Setelah itu pada sore hari sekira pukul 17.50 WIB, baju korban ditemukan oleh warga setempat yang sedang memancing di tepi sungai, bertepatan dengan orang tua si korban berada di lokasi kejadian mencari anaknya yang tak kunjung pulang. Baju yang ditemukan tersebut ternyata memang benar memang milik anaknya.

Sementara itu, hal tersebut dibenarkan Kapolsek Gambiran AKP Badrodin Hidayat adanya kejadian bocah 9 tahun hanyut terseret di sungai.

Kapolsek menerangkan peristiwa nahas tersebut menimpa bocah 9 tahun hilang terseret arus Sungai Setail saat mandi, sebelumnya pihak keluarga korban langsung menghubungi perangkat desa dan pihak kepolisian.

Di lokasi, petugas melakukan pencarian korban sekitar pukul 19:00 WIB. Akan tetapi tidak ditemukan adanya keberadaan korban. Namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan.

Di lokasi kejadian, petugas hanya menemukan satu setel pakaian yang dikenakannya korban, lantaran tidak ditemukan keberadaan, pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan pada Minggu pagi.

MOH HASBI | NTV | BANYUWANGI, JAWA TIMUR