Gebyar Muharam yang digelar di Masjid Nurul Iman Tanjuang Alai, Nagari Pauah, ini menjadi momentum untuk menyemarakkan kembali kegiatan masjid dan menghidupkan kesenian Islam di kalangan masyarakat.
Sebanyak sepuluh grup rabana dari berbagai negeri, di Kecamatan Lubuk Sikaping. Ambil bagian dalam kegiatan ini, setiap grup menampilkan satu lagu kasidah.
Untuk meningkatkan semangat peserta. Panitia menyediakan tropi dan uang pembinaan. Juara satu mendapatkan satu juta rupiah, juara dua tujuh ratus lima puluh ribu, dan juara tiga lima ratus ribu rupiah, dan juara favorit senilai lima ratus ribu rupiah, serta seluruh peserta juga mendapatkan piagam.
Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan pemukulan tambua oleh Bupati Pasaman, ketua dan wakil ketua DPRD, serta Kapolres Pasaman.
Wakil Ketua DPRD Pasaman, Eka Hariani Sandra, mengapresiasi kegiatan ini karena dianggap dapat menghidupkan kembali tradisi dan kesenian Islam di tengah masyarakat.
Camat Lubuk Sikaping, Lotfriedo Rama, menyampaikan kegiatan ini adalah upaya menyiarkan agama melalui seni budaya Islam, sesuai visi dan misi Pasaman Bangkit.
TIM LIPUTAN | NTV | PASAMAN