June 18, 2024

ntvnews

terkini, terupdate.

JUMLAH KORBAN KERACUNAN MASSAL DI JEMBER BERTAMBAH JADI  71 ORANG

1 min read

Jumlah korban keracunan massal yang terjadi di Kabupaten Jember Jawa Timur bertambah. Update terbaru, korban kercacunan yang  diduga menyantap makanan takjil berbuka tersebut, kini berjumlah 71 orang.

Bertambahnya korban itu dikonfirmasi kepala dinas kesehatan Kabupaten Jember, Hendro Soelistijono. Sejak Senin 1 April 2024 kemarin, jumlah korban keracunan massal itu bertambah menjadi 71 orang. Artinya, total ada tambahan sebanyak 21 orang darisebelumnya pada hari minggu, dimana korban berjumlah  50 orang.

Hendro dalam keteranganya menyebut, saat ini jumlah total yang berobat ada 71 korban. Yang dirawat inap 25 orang, sedangkan  sisanya hanya menjalani rawat jalan. Ntuk pasien yang masih menjalani perawatan, kondisinya sudah berangsur membaik dengan diagnosanya dehidrasi sedang.

Sementara itu untuk penanganan pasien, mayoritas dilakukan di puskesmas Mayang. Dengan dibantu  puskesmas Pakusari, Ledokombo, dan klinik harapan sehat Purwoko.

Hendro menambahkan, untuk penyelidikan lebih lanjut, dinkes Jember juga melakukan tindakan dengan memeriksa sampel makanan takjil ataupun sisanya. Termasuk  bekas muntahan dari para korban. Terkait  adanya unsur Kimiawi dalam sampel makanan dan muntahan, ia menyatakan jika  sampel tersebut akan di bawa ke Surabaya.

Sebelumnya dikabarkan, puluhan warga Kampung Luwuk , desa Mayang, Kecamatan Mayang, Jember, diduga keracunan takjil yang dibagikan warga sekitar untuk berbuka puasa, pada Minggu petang, 31 April 2024. Korban mengeluh pusing, mual dan gejala muntah usai menyantap takjil itu. Sebanyak 300 lebih takjil ayng dikemas  dalam Styrofoam dibagikan kepada warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *