June 15, 2024

ntvnews

terkini, terupdate.

MASA JABATAN SYARPANI HABIS, KOPERASI BAM AKAN MEMILIH KETUA BARU

2 min read

Kepengurusan koperasi bersatu arah maju (BAM) Sungai Gelam, Muaro Jambi yang diketuai oleh syarpani alias pepen, kini telah habis. Dinas koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Muaro Jambi menyatakan, selain menggelar rapat anggota tahunan, mereka  juga akan memilih ketua yang baru.

Dinas koperasi, UKM, perindustrian dan perdagangan (diskoperindag) menyatakan, Kabupaten Muaro Jambi legalitas kelembagaan koperasi bersatu arah maju (koperasi bam) di Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi,hingga kini masih aktif.

Kepala bidang koperasi diskoperindag Muaro Jambi, Irwanto menegaskan, bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan di dalam tubuh koperasi BAM. Berdasarkan data dari dinas koperindag Muaro Jambi maupun kementerian koperasi dan UKM ri, kepengurusan koperasi BAM yang diakui oleh pemerintah adalah kepengurusan yang  diketuai oleh Syarpani alias Pepen.

Meski demikian, kepengurusan koperasi BAM yang diketuai oleh Syarpani tersebut,telah habis masa kepengurusannya sejak tanggal 31 Desember 2023 lalu.

Irwanto menjelaskan, selain menggelar rapat anggota tahunan, R-A-T, nantinya anggota koperasi BAM juga akan menggelar rapat luar biasa untuk pemilihan ketua dan kepengurusan koperasi BAM yang baru.

Disisi lain, koperasi BAM Sungai Gelam merupakan koperasi dengan status belum bersertifikat N-I-K. Sebagaimana diketahui, sebanyak 380 warga yang tergabung di koperasi BAM Sungai Gelam, diberikan lahan seluas 691 hektare oleh Presiden Jokowi pada tahun 2018 lalu. Pemberian lahan yang didalamnya

merupakan perkebunan kelapa sawit siap panen itu, dibuktikan dengan adanya sk dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Republik Indonesia. Lahan ini berada di dalam kawasan hutan produksi.

Namun mirisnya, hingga kini ratusan masyarakat yang tercatat di dalam sk kementrian lingkungan hidup tersebut, tidak dapat menikmati dan mengelola lahan pemberian Presiden tersebut. Lahan itu diduga justru dikuasai oleh ketua koperasi BAM, Syarpani dan kroninya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *