June 15, 2024

ntvnews

terkini, terupdate.

SANTRI TEWAS DI PONPES, ORANG TUA UNGKAP KEJANGGALAN

1 min read

Seorang santri di pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin, Kabupaten Tebo, Jambi ditemukan tewas.

Pihak keluarga merasa janggal lantaran di tubuh korban penuh dengan luka-luka. Airul Harahap, seorang santri berusia 13 tahun, ditemukan meninggal dunia di sebuah atap asrama lantai tiga, pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi.

Korban diduga tersengat listrik saat menjemur pakaian di atap asrama, pasalnya dilokasi kejadian terdapat sebuah kabel telanjang yang masih teraliri listrik. Peristiwa yang menewaskan seorang santri ini, membuat pihak keluarga tidak terima dan merasa janggal. Selain banyaknya ditemukan luka pada tubuh korban, pihak ponpes pun juga tidak memberikan informasi kepada orang tua korban, jika korban sudah meninggal dunia.

Jenazah korban di bawa ke rumah sakit  dan dilakukan visum luar. Dari keterangan ayah korban, satu jam sebulum dikabarkan meninggal dunia, almarhum sempat bekomunikasi dengan ibu nya melalui sambuangan telpon.

Sementara, peristiwa yang merenggut nyawa santri ini, pihak pondok pesantren tidak mengetahui secara persis kejadiannya seperti apa, namun informasi dari sejumlah guru di pondok, korban meninggal akibat tersengat listrik. Kini, jenazah santri tersebut sudah dibawa ke rumah duka di desa Muara Killis, Kecamatan Tengah Ilir untuk disemayamkan di tempat pemakaman umum setempat. Sementara, pihak kepolisian Polres Tebo sudah melakukan olah tempat kejadian perkara serta sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi. Dan saat ini juga pihak kepolisian masih mendalami kasus kematian santri, apakah ada unsur kelalaian dari pihak ponpes atau ada unsur yang disengaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *