June 15, 2024

ntvnews

terkini, terupdate.

PERJUANGAN PETANI SAYUR SAAT DILANDA KEMARAU PANJANG.

1 min read

Musim kemarau yang melanda kabupaten Muaro Jambi sejak beberapa bulan terkahi memaksa petani sayur untuk rutin menyiram tanaman mereka.

Penyiraman dilakukan sebagai langkah antisipasi agar sayuran petani tetap bisa tumbuh meski dilanda cuaca panas.

Saryoto, petani sayur di desa Kasang Pudak, kecamatan Kumpeh Ulu, kabupaten Muaro Jambi ini rutin menyirami tanaman mentimun miliknya.

Ia memanfaatkan air dari kolam pembibitan ikan yang saat ini kondisinya juga sudah mulai mengering.

Musim kemarau yang melanda memaksa Saryoto harus mencari cara agar tanaman sayur miliknya bisa tetap hidup.

Salah satu cara yang dilakukan Saryoto ialah dengan melakukan penyiraman tanaman secara rutin dua hari sekali.

Selain melakukan penyiraman, Saryoto juga melakukan hujan buatan dengan memanfaatkan mesin kompresor yang ia dimodifikasi.

Hujan buatan diarea pertanian sayur milik Saryoto seluas setengah hektar ini dilakukan rutin setiap harinya di saat malam hari.

Selain menguras tenaga, biaya yang dikeluarkan Saryoto untuk penyiraman dan hujan buatan tidak lah sedikit, terutama untuk biaya pembelian bahan bakar minyak.

Setiap harinya, Saryoto harus mengeluarkan uang untuk membeli 4 liter BBM.

Meski demikian, upaya penyiraman yang dilakukan Saryoto bersama sang istri tidak berparuh signifikan.

Pertumbuhan tanaman sayur miliknya tetap melambat dan tidak sesubur yang diharapkan.

Saryoto berharap, persediaan air untuk tanaman sayur miliknya bisa tetap bertahan hingga musim kemarau berkahir, sehingga dapat menopang pertumbuhan tanaman sayur miliknya hingga waktu panen tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *