June 18, 2024

ntvnews

terkini, terupdate.

JAMAAH HAJI GABUNGAN TIBA DISITUBONDO SATU MENINGGAL DUNIA

2 min read

Puluhan rombongan jamaah haji asal Kabupaten Situbondo yang tergabung dalam kloter gabungan tiba di kantor kementrian agama Situbondo, kedatangan rombongan jamaah haji itu telah lama ditunggu oleh sanak saudara familinya masing masing. Diketahui ada seorang jamaah meningga dunia akibat menderita penyakit bawaan jantung yang dideritanya.

Satu persatu rombongan jamaah yang sudah tiba dikantor agama ini akhirnya berjumpa lagi dengan keluarganya usai menjalankan ibadah haji dari tanah suci Mekkah Al Mukarromah.

Diketahui pada jam Jumat pagi, mulai landing di bandara djuanda Surabaya, dan baru sampai di Situbondo pada jam Jumat sore .

Tercatat bahwa ada sebanyak 49 jamaah haji asal Situbondo yang tergabung dengan kloter 86 ini yang diberangkatkan dari embarkasi Surabaya.

Diketahui mereka bergabung dengan rombongan jamaah haji dari 7 kabupaten lainnya, sepertu Sumenep, Banyuwangi dan Bondowoso misalnya.

Jamaah haji asal Kabupaten Situbondo yang semulanya 49 jamaah, namun salah seorang jamaah bernama Pak Muhtar meninggal dunia saat usai melaksanakan wuquf di Mina dan Arafah.

Sehingga salah satu anggota jamaah meninggal dunia, dan langsung dimakamkan di mekkah.

Saiful Ali selaku staaf haji membenarkam bahwa adanya informasi anggota jamaah haji yang meninggal dunia dikarenakan memang menderita penyakit jantung dan sesak nafas yang dideritanya.

Pihaknya membantah jika jamaah meninggal dikarenakan tervorsir ,sehingga kalau kemudian jamaah tersebut meninggal dikarenakan terlalu kecapean bukan alasan utama, sebab dimelaksanakam wuquf di Arofah dan mina merupakan rukun yang wajib dilaksanakan, diketahui jamaah yang meningga sudah memasuki usia lanjut berusia 59 tahun.

Serta langsung dimakamkan di Makkah Almukarromah.

Supriono salah seorang jamaah menyebut, dalam perjalanannya tidak mengalami kendala, hanya saja saat penyiapan akomodasi makanan dihotel menjadi kendala yang dikeluhkannya .

Dirinya membenarkan bahwa satu anggota yang dalam rombongannya memang meninggal dunia karena diduga terlalu tervorsir sehingga menjadi pemicu penyakit yang dideritanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *